Home / Berita Umum / Sengketa Lahan Dua Keluarga Berujung Maut

Sengketa Lahan Dua Keluarga Berujung Maut

Sengketa Lahan Dua Keluarga Berujung Maut – Kepolisian Resor Banjar, Polda Kalimantan Selatan, mengatasi perkelahian yang melibatkan lima orang serta sebabkan satu orang wafat dunia dalam insiden yang berlangsung Jumat malam. Kepala Kepolisian Resor Banjar AKBP Takdir Mattanete menuturkan, persoalan perkelahian yang sebabkan korban wafat telah diakukan Polsek Matraman.

” Kasusnya telah diakukan petugas Satuan Reskrim Polsek Matraman serta masih tetap dikerjakan penyelidikan mendalam dengan memohoni aktor perkelahian serta saksi-saksi, ” kata Takdir di Martapura, Sabtu (5/5) , seperti ditulis Pada.

Menurutnya, korban wafat atas perkelahian itu bernama Badriansah dengan kata lain Ibad yang alami beberapa luka di sekujur badannya. Dijelaskannya, korban yang disebut warga Desa Atanik, Kecamatan Matraman, wafat di lokasi peristiwa. Sedang dua anaknya yang ikut serta perkelahian alami luka cukup kronis.

Sementara, seterunya datang dari Desa Jabug yang masih tetap masuk lokasi Kecamatan Matraman serta perkelahian lima orang itu berlangsung di lokasi RT 6 RW 3 lokasi Desa Jabug.

” Korban wafat di lokasi peristiwa serta ke-2 anaknya terluka cukup kronis lalu dilarikan ke RS Danau Salak untuk memperoleh perawatan atas luka-lukanya, ” kata dia.

Dia menolak korban yang wafat dua orang atas perkelahian itu, namun cuma satu orang atas nama Ibad yang wafat pascaperkelahian lima orang laki laki itu.

” Korban wafat cuma satu orang, bukanlah dua orang, hoax itu. Satu orang yang lain segera dilarikan ke rumah sakit serta keadaannya gawat namun telah bisa perawatan medis, ” katanya.

Takdir juga menolak terjadinya penyerangan di RS Danau Salak lantaran menginginkan menghakimi satu diantara korban yang dilarikan ke rumah sakit itu, serta kondisi ditempat peristiwa telah aman.

” Bukanlah penyerangan, namun warga yang lain yang disebut keluarga seteru emosi serta mendatangi rumah sakit untuk lihat korban luka yang memperoleh perawatan medis, ” katanya.

Dia menuturkan, motif perkelahian disangka problem sengketa tanah yg tidak dapat dikerjakan pada dua kepala keluarga, lantas berlangsung miskomunikasi serta berbuntut perkelahian berdarah itu.

About admin