Home / Olahraga / Gagal Melaju Ke Babak Utama Ikhsan Leonardo Justru jadi Idola Baru Badminton Lovers

Gagal Melaju Ke Babak Utama Ikhsan Leonardo Justru jadi Idola Baru Badminton Lovers

Gagal Melaju Ke Babak Utama Ikhsan Leonardo Justru jadi Idola Baru Badminton Lovers – Pebulutangkis tunggal putra, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, berubah menjadi favorite baru banyak peminat bulutangkis di Indonesia Masters 2019. Ia berubah menjadi atlet yg sangat dicari oleh fans.

Ikhsan tidak sukses ke sesi khusus Indonesia Masters. Ia disisihkan pebulutangkis Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk 17-21, 21-19, 11-21 pada sesi pemilihan.

So, ini hari berubah menjadi hari perdana serta paling akhir tampilan Ikhsan di Indonesia Masters. Gak buang peluang, fans Ikhsan udah ramai tunggu Ikhsan turun dari lapangan serta ada di ruangan mixedzone.

” Ikhsan. . . Ikhsan astaghfirullah soal adzim, ” Sinta Snap, 22 tahun, berteriak sehabis sukses berswafoto dengan Ikhsan.

Sinta satu dari beberapa pecinta yg bergantian poto dengan Ikhsan. Ia ada dari Bandung privat buat berikan support terhadap pebulutangkis Indonesia, terlebih Ikhsan.
” Saya sukai Ikhsan serta Anthony Ginting. Saya sukai Ikhsan kala World Junior Championship tahun waktu lalu. Kala ia membuka busana. Maka dari itu, jauh-jauh dari Bandung ada kesini buat menyaksikan serta poto bareng mereka, ” kata Sinta.
Tidak cuman Ikhsan, Sinta ikut mengidolai Anthony Ginting. Karena itu gak bertanya-tanya ia hingga ikhlas menabung buat beli ticket lihat hingga Kamis (24/1) . Buat Indonesia Masters, ia mesti keluarkan uang hampir Rp 1 juta.

” Nabung, mbak. Ticket ikut dapatnya cuman hingga Kamis. Yg hari Jumat hingga Minggunya tidak bisa. Saya di sini bermalam di satu diantaranya penginapan Rawabelong (Jakarta Selatan) , ” kata ia.

Sesaat, Ikhsan menyatakan puas dapat berubah menjadi favorite baru banyak pencinta bulutangkis. Namun ia ingatkan pecinta biar gak cuma beri dukungan kala atlet tengah naik karirnya.

” Ya puas sich. Cuman saya ingin mereka senantiasa beri dukungan, lantaran ada-ada saja yg cuman dapat mennghakimi. Saya ingin mereka dapat tahu perjuangan kami, atlet, ” kata Ikhsan.

” Ya ini jadi motivasi saya saja. Bila nyinyirnetizen, saya sekadar baca namun ya udah. Saya berdoa mudah-mudahan mereka tahu perjuangan atlet bagaimana. Mereka cuman menyaksikan kita di lapangan, gak menyaksikan kami sesehari seperti apakah, ” ujarIkhsan.

About admin