Home / Berita Umum / Bus Terguling di Pangandaran, Ini Kesaksian Penumpang

Bus Terguling di Pangandaran, Ini Kesaksian Penumpang

Bus Terguling di Pangandaran, Ini Kesaksian Penumpang – Bus Pariwisata DMH Trans nopol D 7540 VC terguling di jalan ketujuan Pangandaran atau pasnya di area Lembah Putri, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (27/10). Beberapa puluh penumpang rombongan dari Yayasan Al Ma’soem Bandung alami luka-luka. Beberapa penumpang yang selamat mengisahkan waktu insiden kecelakaan tunggal itu.

“Berdasar pada hasil pengumpulan bukti-bukti serta info saksi, bus turun ke pundak jalan serta menabrak kirmir tebing samping kiri jalan lalu oleng serta terguling. Urutan bus melintang di jalan,” kata Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, Minggu (28/10/2018).

Atau Taufik (44), salah satunya penumpang, mengakui masih tetap shock selesai alami moment kecelakaan itu. Maksudnya bersama-sama rombongan akan berwisata ke Pantai Pangandaran.

Dia dengan anak pertamanya selamat dari kecelakaan bus itu. Akan tetapi istri serta anak bungsunya luka kronis lantaran waktu kecelakaan duduk dibagian baris samping kiri bus. Bus dikemudikan Deni Hidayat itu terguling ke kiri. Sang sopir diputuskan polisi berubah menjadi terduga lantaran lupa.

“Istri serta anak saya yang sangat kecil alami luka terserang kaca jendela bus yang pecah,” kata Taufik pada wartawan di RSUD Banjar, Jawa Barat.

Menurut dia, kendaraan yang alami kecelakaan ini adalah bus nomer 13 dari 14 bus pariwisata yang mengusung rombongan Yayasan Al Masoem Bandung. Sepengetahuan Taufik, sebelum kecelakaan itu sopir coba jauhi motor yang ada dari arah terbalik, terus membanting kemudi ke kiri serta mengenai tebing.

Sopir tak dapat mengontrol kemudi terus terguling. Taufik menyebutkan sopir ugal-ugalan waktu mengemudikan bus. “Semenjak di perjalanan sopirnya memang ugal-ugalan waktu mengemudikan bus,” kata Taufik

Penumpang yang lain, Santani (40) mengakui tak memahami pastinya yang memicu kecelakaan yang dirasakannya. Akan tetapi tak diduga bus oleng terus terguling. “Saya duduk di belakang bus bersama-sama anak serta istri, tak diduga bus oleng terus terguling ke tengah jalan demikian saja, peristiwanya demikian cepat,” katanya.

Santani alami luka enteng lantaran terjungkal ke samping bus. Dan anaknya luka dibagian kepala serta kaki hingga mesti dirujuk ke rumah sakit di Bandung.

About admin