Home / Berita Umum / BPN Memandang Datangnya Pemantau Pemilu Bisa Berlangsung Di Negara Demokrasi Masa Moderen

BPN Memandang Datangnya Pemantau Pemilu Bisa Berlangsung Di Negara Demokrasi Masa Moderen

BPN Memandang Datangnya Pemantau Pemilu Bisa Berlangsung Di Negara Demokrasi Masa Moderen – Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi minta semua pihak tidak ada yang lakukan intimidasi pada pemantau pemilu internasional yang dihadirkan KPU. BPN memandang datangnya pemantau pemilu itu biasa berlangsung di negara demokrasi masa moderen ini.

“Pemantau asing itu kan biasa dalam kebiasaan demokrasi moderen. Pemilu Amerika Serikat pula mengundang pemantau dari Indonesia, kami mengharap pemantau asingnya memang hadir dengan usaha untuk mencari bukti serta janganlah ada intimidasi pada mereka,” kata juru bicara BPN, Faldo Maldini, lewat pesan singkat, Rabu (27/3/2019).

Ia pula minta pemantau asing ini dapat menjalankan pekerjaan serta fungsinya semasing di Indonesia. Ia pula merekomendasikan supaya nanti laporan yang dibikin pemantau asing ini langsung dikatakan pada penduduk supaya kurangi kekuatan kecurangan.

Diluar itu, Faldo pula mengharap tidak ada yang menyulitkan kerja pemantau asing ini. Menurut dia, mekanisme yang betele-tele pula salah satunya sisi menyulitkan kerja pemantau asing itu dalam menjalankan pekerjaannya.

“Janganlah dipersulit mereka bekerja. Mesti gunakan surat jalan Mabes Polri, tidak bisa ini, tidak bisa itu, kan ribet. Mesti memberikan laporan dahulu hasil pantauan mereka pada menteri A serta B. Jika kawan-kawan wartawan asing kan biasa dengan keadaan negara yang ketakutan semacam itu, ditambah lagi beberapa daerah rawan perseteruan,” tuturnya.

Paling akhir, Faldo menjelaskan pihak BPN serta PAN akan pasang tubuh bila pemantau asing diintervensi oleh pihak penguasa. Ia pula minta beberapa pemantau asing janganlah enggan untuk berjumpa dengannya.

“Tanpa atau dengan pemantau asing, kami yakin pada KPU. Yang membuat kami sangsi ialah usaha penguasa tidak untuk lakukan intervensi. Saya yakinkan relawan Prabowo-Sandi bersama dengan PAN akan mengawal proses ini, pemantau asing nongkrong bersama kami saja jika ingin netral,” ujarnya.

Awal mulanya, KPU menjelaskan sudah mengundang 33 penyelenggara Pemilu dari 33 negara untuk memonitor Pemilu 2019 di Indonesia. Diluar itu, 33 kedutaan besar negara teman dekat pula diundang bersama 11 instansi berdiri sendiri pemantau internasional.

About admin